11Jul

Kamu juga penting, teman.

Kamu juga penting, teman.

Serlina Sibala, S.Pd – Guru SD Batu Karang

 

 

Saya guru kelas IV SD, di kelas yang saya ajar terdapat 21 siswa dengan berbagai macam karakteristik. Menjadi seorang guru melatih saya secara pribadi bukan hanya untuk belajar menguasai materi yang akan diajarkan namun bagaimana memiliki dan terus mengembangkan sikap kepedulian, kepekaan, kasih dan kesabaran dalam menghadapi 21 siswa di kelas.

 

Galatia 6:2 (AMD) : Kamu harus saling membantu, jika ada yang mengalami kesulitan. Ketika kamu melakukan itu, kamu mengikuti hukum Kristus.

 

Satu contoh yang terjadi di kelas saya adalah, salah satu murid saya memiliki kesulitan untuk konsentrasi mengikuti pelajaran di kelas disebabkan karena faktor kesehatannya. Melihat kondisi yang terjadi bukan hanya saya sebagai guru yang bergerak sendiri tapi anak-anak mempraktekkan apa yang kami guru-guru ajarkan bagi mereka. Mereka tidak mengejek, menertawakannya, atau menjauhi anak tersebut, namun mereka saling membantu untuk memberi semangat, mengingatkan, menegur serta membantu dia sehingga bisa fokus di kelas.  Tidak mementingkan diri sendiri (egois) adalah salah satu nilai yang dibangun di lingkungan sekolah kami. Bisa dibayangkan bagaimana jika mereka egois,  hanya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan orang lain, bagaimana kondisi dan keadaan orang lain maka perundungan itu akan terjadi di lingkungan sekolah setiap saat.

 

Di sekolah, kami ajarkan bagaimana anak-anak juga memiliki sikap kepedulian, belajar melihat orang lain penting juga untuk diperhatikan, didengar, ditolong tanpa mengabaikan nilai-nilai yang diajarkan serta merugikan diri sendiri.  Seperti yang dikatakan dalam Markus 4 : 30 – 32 bahwa : “Firman Tuhan itu seperti biji sesawi. Jika tidak ditaburkan atau diberitakan, dia tetap akan kecil. Namun ketika ditaburkan, disampaikan, ditanam dengan penuh kesabaran, kasih dan pengertian maka akan bertumbuh dengan besar, bahkan luar biasa. Hati kita adalah tanah yang subur, yang akan membuat Firman Tuhan menjadi besar dan luar biasa melalui perbuatan kita. Jangan pernah berhenti dan Lelah untuk tetap menaburkan benih yang baik untuk anak-anak kita.

Terbaru